, ,

Pemprov Kaltim Pastikan Stok Beras Aman, Masyarakat Diminta Tenang

by -855 Views

NEWS BALIKPAPAN Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memastikan bahwa ketersediaan beras di wilayahnya dalam kondisi aman dan terkendali. Pemerintah juga meminta masyarakat tetap tenang serta tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi menimbulkan gejolak harga di pasar.

Pemprov Kaltim Pastikan Pasokan Beras Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik  - BorneoFlash.com
Pemprov Kaltim Pastikan Stok Beras Aman, Masyarakat Diminta Tenang

Stok Beras Siap Disalurkan

Baca Juga : DPRD Samarinda Dukung Program Beras Murah untuk Stabilkan Harga

Bulog Cabang Samarinda menyebutkan saat ini tersedia sekitar 8.900 ton beras medium yang siap didistribusikan ke enam kabupaten/kota di Kaltim. Jumlah ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala Bulog Cabang Samarinda menegaskan, distribusi beras dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan daerah yang memiliki tingkat konsumsi tinggi. Langkah ini menjadi bukti kesiapan pemerintah menjaga kestabilan pasokan pangan, sekaligus memastikan harga beras tidak melonjak di pasaran.

Pemerintah Awasi Kelancaran Distribusi

Pemprov Kaltim juga terus melakukan pemantauan terhadap rantai distribusi pangan. Pengawasan ini dilakukan untuk mencegah terulangnya keresahan masyarakat akibat hambatan pasokan. Kasus beras oplosan yang sempat mencuat sebelumnya menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah agar distribusi tetap terkendali dan masyarakat tidak panik.

Selain itu, pemerintah meminta distributor dan pedagang untuk tidak melakukan praktik penimbunan. Semua pihak diimbau mendukung kebijakan menjaga pasokan pangan, karena beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang sangat vital.

Waspadai Dampak Beras Oplosan

Beberapa waktu terakhir, ditemukan beras premium tidak sesuai standar SNI beredar di pasaran. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa pasar tradisional dan minimarket mengalami kekosongan stok sementara.

Meski demikian, Bulog memastikan cadangan beras tetap aman. Penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terus dilakukan, dengan realisasi mencapai 1.016 ton atau sekitar 86 persen dari target. Penyaluran ini bahkan mencakup minimarket seperti Indomaret agar lebih mudah dijangkau masyarakat.

Harga beras di gudang Bulog juga dipastikan stabil, yakni Rp11.300 per kilogram, dengan harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan sebesar Rp13.100 per kilogram. Dengan kebijakan ini, pemerintah optimistis gejolak harga beras dapat dikendalikan.

Ajakan Tak Panik ke Masyarakat

Untuk menghindari terjadinya panic buying, Pemprov Kaltim mengimbau masyarakat membeli beras sesuai kebutuhan. Pemerintah menekankan bahwa stok beras dalam keadaan cukup sehingga tidak ada alasan untuk melakukan pembelian besar-besaran yang justru bisa merugikan konsumen sendiri.

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov juga menyiapkan cadangan beras sebanyak 506 ton untuk daerah rawan pangan. Beberapa wilayah yang diprioritaskan antara lain Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu yang terdampak kekeringan.

“Pemerintah akan terus memastikan distribusi berjalan lancar, dan masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan beras,” tegas pejabat Pemprov Kaltim.

Pemerintah Siap Jaga Stabilitas

Dengan adanya cadangan pangan, pengawasan distribusi, serta penyaluran SPHP secara rutin, Pemprov Kaltim optimistis mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras. Masyarakat pun diharapkan tetap bijak dalam berbelanja dan tidak mudah terpengaruh isu kelangkaan.

Langkah strategis ini sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin keamanan pangan masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang dinamis pada tahun 2025.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.