, ,

Rumah di Muara Rapak Balikpapan Kaltim Ambruk Diterjang Angin, Dua Warga Tewas

by -653 Views

NEWS Balikpapan — Bencana angin kencang disertai hujan deras melanda kawasan Muara Rapak, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, Minggu malam (19/10/2025). Akibat peristiwa tersebut, sebuah rumah warga ambruk dan menimpa penghuni di dalamnya. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dan kini dirawat di rumah sakit terdekat.

Puluhan Rumah di Lereng Muara Rapak Balikpapan Terancam, Warga Harus  Evaluasi Konstruksi - Titiknol.id
Rumah di Muara Rapak Balikpapan Kaltim Ambruk Diterjang Angin, Dua Warga Tewas

Menurut keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, kejadian terjadi sekitar pukul 21.30 WITA, ketika hujan lebat disertai angin puting beliung melanda kawasan padat penduduk di RT 34 Kelurahan Muara Rapak.

Baca Juga : Tembok Miring dan Retak, Rumah di Muara Rapak Kaltim Ambruk Hingga Dua Warga Tewas

“Rumah korban roboh setelah diterjang angin kencang yang datang secara tiba-tiba. Material bangunan menimpa penghuni yang sedang berada di ruang tamu,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Balikpapan, Suseno, Senin (20/10/2025).

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan reruntuhan. Korban meninggal dunia diketahui bernama Samsul (45) dan Rika (38), pasangan suami istri yang tidak sempat menyelamatkan diri. Tiga korban lainnya, termasuk seorang anak berusia 8 tahun, berhasil dievakuasi dalam kondisi luka.

Warga Kaget, Angin Datang Tiba-tiba

Salah satu saksi mata, Andi (29), mengatakan angin datang dengan suara keras dan berlangsung sekitar lima menit. “Tiba-tiba suara gemuruh, genteng beterbangan, lalu rumah di depan saya roboh. Kami semua langsung lari keluar rumah,” ujarnya.

Hingga Senin pagi, petugas masih melakukan pendataan kerusakan di sekitar lokasi. Setidaknya lima rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti atap terlepas dan dinding retak.

Pihak Dinas Sosial Kota Balikpapan telah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, selimut, dan tenda sementara bagi warga yang rumahnya terdampak. “Kami juga menyiapkan bantuan uang tunai bagi keluarga korban meninggal dunia,” ujar Plt Kepala Dinsos Balikpapan, Nurhayati.

Pemerintah Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

BMKG Balikpapan mengonfirmasi bahwa fenomena angin kencang di wilayah tersebut merupakan bagian dari cuaca ekstrem akibat peralihan musim (pancaroba) yang masih berlangsung hingga akhir Oktober. “Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah terbuka atau dataran tinggi,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Andry Setiawan.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan meminta seluruh aparat segera membantu pemulihan. “Kami akan bantu semaksimal mungkin. Jangan sampai ada warga yang terlantar,” ujarnya saat meninjau lokasi kejadian.

Rahmad juga menginstruksikan BPBD dan Dinas PUPR untuk memeriksa kondisi rumah warga di sekitar lokasi guna mencegah risiko bangunan roboh susulan.

“Ini jadi pengingat bagi kita semua agar memperhatikan konstruksi rumah dan waspada terhadap potensi bencana angin kencang yang sering terjadi di musim pancaroba,” tegasnya.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.