, ,

Sebelum Longsor di Muara Rapak Balikpapan, Lurah Sudah Ingatkan Kondisi Rumah Korban

by -716 Views

NEWS BALIKPAPANPeristiwa longsor di kawasan Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat (17/10/2025) dini hari, menyisakan duka mendalam bagi warga. Tiga rumah warga rusak berat dan beberapa lainnya terdampak material tanah yang longsor setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak malam sebelumnya.

Hujan Sejak Subuh di Balikpapan, Beberapa RT di Kelurahan Muara Rapak Alami  Longsor dan Banjir | penasatu.com
Sebelum Longsor di Muara Rapak Balikpapan, Lurah Sudah Ingatkan Kondisi Rumah Korban

Lurah Muara Rapak, Suryadi, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya sudah memberikan peringatan dini kepada warga yang tinggal di lereng bukit sejak awal Oktober. Ia mengaku telah melakukan pendataan rumah yang rawan dan mengimbau agar penghuni waspada terhadap potensi longsor.

Baca Juga : Tragedi Benua Patra, SMP Muhammadiyah 1 Balikpapan Imbau Orang Tua Awasi Anak di Luar Jam Sekolah ‎

“Kami sudah mengingatkan warga karena kontur tanah di RT 12 dan RT 15 memang labil. Bahkan beberapa kali kami minta agar mereka sementara mengungsi jika hujan deras turun terus-menerus,” ujar Suryadi saat ditemui di lokasi kejadian.


Curah Hujan Tinggi dan Drainase Buruk Jadi Pemicu

Hasil pemeriksaan sementara tim BPBD Balikpapan menyebutkan bahwa curah hujan tinggi disertai kondisi drainase yang tersumbat di sekitar lokasi menjadi pemicu utama longsor. Air yang tertahan di atas bukit menyebabkan tekanan tanah meningkat, hingga akhirnya terjadi longsor sekitar pukul 02.30 WITA.

Kepala BPBD Balikpapan, Rizal Effendi, mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan alat berat dan tim evakuasi gabungan untuk membersihkan material tanah dan membantu warga terdampak.

“Sejak pagi, kami sudah menurunkan tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, namun tiga rumah rusak berat dan dua lainnya mengalami retak di bagian pondasi,” ujarnya.


Warga Akui Sudah Ada Tanda-Tanda

Beberapa warga yang tinggal di sekitar lokasi mengaku sudah melihat tanda-tanda tanah mulai retak sejak beberapa hari sebelumnya. Namun, mereka tidak menyangka longsor akan terjadi secepat itu.

“Sebelum longsor, sudah terdengar suara seperti gemuruh kecil dari arah bukit. Kami kira cuma hujan biasa, ternyata tanah langsung ambrol,” ungkap Rini, salah satu warga RT 12.

Ia juga membenarkan bahwa kelurahan sudah mengimbau agar warga berhati-hati, tetapi sebagian warga masih bertahan karena merasa rumahnya aman.


Pemerintah Siapkan Relokasi dan Bantuan

Menanggapi kejadian ini, Pemerintah Kota Balikpapan berencana menyiapkan lokasi relokasi sementara bagi warga yang rumahnya rusak atau dinilai masih berisiko. Bantuan logistik dan kebutuhan dasar sudah disalurkan melalui Dinas Sosial dan PMI setempat.

“Kami akan meninjau kembali peta risiko longsor di seluruh wilayah Balikpapan. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang,” kata Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, saat meninjau lokasi.

Selain itu, Pemkot juga akan mempercepat pembangunan sistem drainase terpadu di kawasan perbukitan Muara Rapak yang selama ini menjadi titik rawan setiap musim hujan.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.